Polisi Tetapkan Delapan Tersangka Penganiayaan di Citta, Keluarga korban Enggan Berdamai

by -1,601 views

Ilustrasi

KABAR-SATU,SOPPENG — Polisi menetapkan delapan lelaki yang di duga melakukan penganiaya tiga remaja yang usai berwisata di permandian alam citta.

Mereka adalah AI (20), AMM (21), AH (23), ADP (22), AA (16), AFG (23), AI (17), serta AlS (23). Dari kedelapan Tersangka, tujuh diantaranya warga Labae, satu warga Lapajjung

Kapolres Soppeng AKBP Santiaji Kartasasmita mengatakan, saat ini kasus tersebut masih dalam tahap proses serta menunggu tahap dua.

“Masih proses, ada delapan tersangka, saat ini kami masih menunggu tahap dua,”kata Adji melalui pesan singkat whatsApp Sabtu (21/5/2022).

Kasat Reskrim Polres Soppeng AKP Theodorus Echael Setiyawan menyebutkan, Kasus tersebut tidak di tangani Polres melainkan di Polsek.

” Yang tangani Polsek,silahkan komunikasi ke Polsek atau Kapolsek,”pungkasnya.

Sementara Kapolsek Liliriaja Iptu Muh Ridwan tidak memberikan tanggapan terkait pesan Singkat WhasApp yang di kirim, meski telah di baca.

Salah satu orang tua Korban mengharapkan kepada pihak kepolisan agar segera menyelesaikan, serta menjalankan hukum sebagaimana mestinya

Agar sambungnya, menjadi pembelajaran bagi masyarakat agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

“Kami tetap berharap agar diproses sebagaimana hukum yang berlaku, dari pihak keluarga tidak ada kata berdamai,”pungkasnya.

Sekedar di ketahui, aksi yang di duga pengeroyokan tersebut terjadi pada Kamis (5/5/2022). Saat itu, ketiga Korban yang merupakan warga Bellalao,Desa Soga,Kecamatan Marioriwawo baru pulang dari permandian Citta. (Hen)