Dugaan Pungli di SMK 4 Soppeng Berkedok Uang Perpisahan 

by -339 views

Ilustrasi pungli (int)

KABAR-SATU,SOPPENG — Pihak sekolah SMK  Negeri 4 Soppeng, di duga melakukan pungutan liar (Pungli) dengan membebankan siswa kelas 12 uang perpisahan sebesar Rp 100 ribu.

Berdasarkan informasi yang di himpun kabarsatu, dari beberapa orang tua siswa mengatakan, setiap siswa di haruskan membayar Rp 100 ribu, untuk uang perpisahan yang akan di laksanakan di sekolah tersebut.

“Anak kami bayar Rp100 ribu untuk uang perpisahan menurut pihak sekolah itu uang untuk acara perpisahan, kata beberapa orang Tua siswa,Selasa (24/5/2022) 

Kepala sekolah SMKN 4 Soppeng Abd Kadir mengakui tidak mengetahui pasti dengan adanya sumbangan tersebut. Pasalnya, yang mengatur adalah pengurus Osis.

“Itu adalah kesepkatan osis dengan anggotanya dan Kepala Sekolah tidak tahu berapa yang dia sepakati,”katanya saat di konfirmasi melalui pesan singkat WhahsApp Rabu ( 25/5/2022).

Di hubungi terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi selatan Setiawan Aswad menyebutkan, kalaupun pungutan itu tidak di bolehkan.

Namu demikian lanjut Aswad, meski pun sumbangan harus tergantung kesepakatan Orang tua, pada prinsipnya sumbangan itu tidak mengikat waktu dan besaran..

“Dicek dan dipastikan saja, jika sudah ada pengaturan tentang jumlah dan waktu yang sifatnya mengikat/paksaan, maka ada potensi atau kecenderungan bukan termasuk sukarela/sumbangan,”pungkas Setiawan Aswad.

Sekedar diketahui, dari ratusan siswa yang menggelar acara perpisahan pada selasa kemarin,  beberapa dari mereka yang tidak sempat mengikuti perpisahan, akan tetapi tetap di haruskan membayar dengan cata mentrasfer. (Hen)