Jika Dugaan Pungli Terbukti, Plt Kepsek SMKN 4 Soppeng Terancam di Pecat

by -324 views

Foto ilustrasi Pungli (int)

KABAR-SATU,SOPPENG — Dinas pendidikan Provinsi Sulawesi selatan  telah melakukan penelusuran, terkait dugaan Pungutan Liar (Pungli) berkedok uang perpisahan di SMKN 4 Soppeng.

Kepala Dinas pendidikan provinsi Sulsel Aswan setiawan melalui Kepala Cabang Dinas Pendidikan provinsi Sulsel Wilayah  4 Settaraming mengatakan, saat dilakukan penelusuran, ditemui kepala sekolah SMKN 4 Soppeng abdul kadir bersama para Guru.

“Kami tanyakan terkait berita dugaan pungli tersebut, kepala sekolah mengatakan tidak mengetahui adanya dana yang terkumpul karna itu di selenggarakan oleh Osis,”katanya saat di temui, Senin (20/6/2022).

Sementara, berdasarkan informasi yang di himpun dari berbagai sumber, pelaksanaan perpisahan yang di gelar di sekolah SMKN 4 Soppeng di duga kuat dilakukan pungli. Pasalnya, setiap siswa di haruskan membayar Rp 100 ribu.

Bagi yang tidak sempat mengikuti perpisahan yang di gelar disekolah tersebut, mereka (murid kelas 12 yang tidak sempat ikut) diharuskan men trasfer dana mereka ke  salah satu Oknum Guru.

Bahkan beredar chat antara siswa di sekolah itu, siswa yang belum membayar bisa nantinya melakukan pembayaran di Tata usaha ( TU) saat pengambilan, ijazah, meski kegiatan sudah selesai di laksanakan.

“Jadi yang belum membayar  nanti ditagih di TU kalau ambil ijazah,”demikian tulis chat yang beredar.

Diberitakan sebelumnya kepala Dinas Provinsi Sulsel Dr Setiawan Aswad, M.Dev.Plg mengatakan,kalaupun pungutan itu tidak di bolehkan.

Namun demikian lanjut Aswad, meski sumbangan harus tergantung kesepakatan Orang tua, pada prinsipnya sumbangan itu tidak mengikat waktu dan besaran.

“Dicek dan dipastikan saja, jika sudah ada pengaturan tentang jumlah dan waktu yang sifatnya mengikat/paksaan, maka ada potensi atau kecenderungan bukan termasuk sukarela/sumbangan,”pungkasnya beberapa waktu lalu.

Menurutnya, jika dugaan Pungli itu terbukti, tentunya akan ada sangsi upaya pembinaan serta bisa saja mutasi atau Pemecatan.

“Bisa jadi pertimbangan dalam pengembangan karir yang bersangkutan,”pungkasnya .(hen)